Perhatikan 5 Tips Merawat Motor Injeksi agar Mesin Lebih Awet dan Tidak Mudah Rusak!

Nov 16, 2020 By Astra Motor Category : Info

Perawatan sepeda motor sebenarnya sangatlah simpel. Namun kemudahan ini justru dianggap sepele dan diabaikan oleh sebagian besar orang. Motor yang minim perawatan tampat tidak ada bedanya jika Anda tidak merasakannya. Namun hal ini akan mengganggu jika terus-menerus dilakukan dalam jangka panjang. Performa motor Anda akan turun secara drastis.

Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dalam produksi sepeda motor, maka tidak hanya desain luarnya yang berubah. Bagian mesin pembakaran pun mengalami peningkatan, misalnya dengan menggunakan teknologi injeksi. Apakah ada perbedaan perawatan motor dengan teknologi injeksi dengan motor biasa?

Tips Merawat Motor Injeksi

Motor yang menggunakan teknologi injeksi tidak berarti mesinnya lebih awet. Perawatan yang Anda lakukan inilah yang akan menentukan apakah mesin menjadi lebih awet dan performa mesin Anda menjadi lebih optimal. Bagi Anda yang masih Awam dengan cara perawatan mesin berteknologi injeksi, dibawah ini akan diberikan tips perawatan untuk motor berteknologi injeksi.

1. Memeriksa Kondisi Electronic Control Unit (ECU)

Hal petama yang harus sering dilakukan adalah memeriksa kondisi ECU. ECU merupakan pusat pengaturan pengoperasian sistem injeksi pada motor. ECU inilah yang menentukan takaran bahan bakar yang disemprotkan atau buka tutup klep injektor. Ketika sistem ECU ini terganggu bisa dipastikan sistem injeksi pada motor Anda juga akan mengalami gangguan yang akan mengakibatkan motor Anda mogok.

2. Menggunakan Bahan Bakar dengan Oktan Tinggi

Perawatan harian yang wajib anda lakukan untuk motor injeksi milik anda adalah menggunakan bahan bakar dengan oktan 90 ke atas. Bahan bakar beroktan tinggi akan menyempurnakan pembakaran di dalam mesin motor, sehingga mesin dapat bekerja sempurna dan performa mesin lebih maksimal. Bahan bakar beroktan rendah akan merusak mesin sedikit demi sedikit.

3. Melakukan Servis Motor secara Berkala di Bengkel Resmi

Sama seperti perawatan motor biasa. Motor injeksi juga membutuhkan servis secara berkala. Saat melakukan servis berkala biasanya pengecekan ECU jua dilakukan sehingga memudahkan Anda yang kurang mengerti masalah mesin. Servis berkala biasanya dilakukan 3 bulan sekali atau sesuai dengan km yang sudah ditempuh. Biasakan melakukan servis pada bengkel resmi agar servis dilakukan sesuai standar yang ditentukan.

4. Mengganti Oli secara Berkala

Mengganti oli biasanya dilakukan setelah motor sudah menempuh jarak 1.000 km, atau selama 2 bulan sekali. Untuk penggantian oli sebaiknya tidak sampai terlambat, karena mesin motor yang kekurangan pelumas akan sangat menurun kinerjanya. Dan yang tidak kalah penting adalah selalu gunakan oli sesuai dengan kebutuhan motor Anda.

5. Memeriksa Kondisi Aki dan Busi

Posisi Manual starter yang sedikit kebelakang menjadikannya agak sulit jika dilakukan sendiri. Jadi secara tidak langsung motor dengan teknologi injeksi ini sangat bergantung pada aki untuk menghidupkan mesin pembakarannta. Pastikan aki motor anda tidak rusak agar tidak kerepotan saat akan menghidupkan mesin.

Busi juga berperan dalam menghidupkan mesin. Fungsi dari busi adalah memantik api untuk memulai proses pembakaran pada mesin. Untuk mendapatkan pembakaran sempurna pastikan busi motor anda dalam kondisi baik, karena busi yang kurang baik bisa menyebabkan motor anda mogok.

Demikianlah uraian singkat terkait bagaimana cara atau tips merawat motor injeksi dengan baik dan benar. Setelah Anda membaca dengan seksama tentunya Anda dapat menyimpulkan sendiri bahwa perawatan motor dengan teknologi injeksi tidak jauh berbeda dengan perawatan motor berteknologi karburator.

Intinya, jika Anda menginginkan performa motor maksimal dan mesin motor lebih awet, sering-seringlah melakukan pengecekan terhadap komponen-komponen penting yang menunjang beroperasinya mesin pada motor kesayangan Anda.